Kuindra - Red
Bupati Indragiri Hilir, yang
diwakili oleh Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Indragir Hilir (Inhil),
Nawawi, S.Sos, M.Si, menghadiri Pelaksanaan Gerakan Satu Hati di Kelurahan
Sapat Kecamatan Kuala Indragiri (Kuindra). Pelaksanan kegiatan tersebut
dilaksanakan Sabtu 22 Februari 2020, dihari oleh PLt Camat Kuindra Kaspul
Anwar, S.Sos, Ketua TP. PKK Kecamatan, Lurah Sapat, Ketua TP. PKK Kelurahan, Kepala Puskesmas Sapat, Tokoh Agama dan Masyarakat Kelurahan Sapat Kecamatan Kuindra.
Dalam Sambutannya Bupati Indragiri Hilir, yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Indragir Hilir (Inhil), Nawawi, S.Sos, M.Si menyampaikan arahan bahwa “dengan adanya kegiatan ini semoga Kabupaten Indragiri Hilir bisa menurunkan angka penderita stunting di Kabupaten Indragiri Hilir yang saat ini mengkhawatirkan. Bapak Bupati sangat peka dan peduli dengan masalah Stunting, maka itu muncul lah kegiatan Gerakan Satu Hati kesehatan ini sekaligus mengedukasi masyarakat agar sadar akan Stunting” ujarnya.
Sementara itu PLt Camat Kuala
Indragiri Kaspul Anwar, S.Sos mengatakan “Kegiatan ini juga dilaksanakan di
seluruh Puskesmas dan Posyandu di ruang lingkup Kecamatan Kuala Indragiri yang
terdiri dari 7 Desa dan 1 Kelurahan, masyarakat Kuindra sangat antusias dalam
pelaksanakan Gerakan Satu Hati, Kegiatan ini semoga menyelamatkan anak – anak
Kab. Inhil khususnya Kecamatan Kuindra sebagai salah satu usaha untuk terbebas
dari Stunting”. Pesannya.
Dalam pelaksanaan Gerakan Satu Hati dilakukan Kegiatan Penimbangan Serentak, Sarapan Tambahan, Imunisasi, Pemberian Vitamin A dan Pemeriksaan Ibu Hamil dan menyusui Serta KB. Yang dilakukan oleh Petugas dari Puskesmas serta Kader Posyandu Kelurahan Sapat Kecamatan Kuala Indragiri. Upaya dari Pemerintah Kab. Inhil melalui Gerakan Satu Hati yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kecamatan Kuala Indragiri bekerjasama dengan Puskesmas Sapat tujuan utamanya adalah mencegah Bahaya Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh yang menimpa anak di bawah lima tahun, (balita) dengan memberikan edukasi kepada masyarakat akan bahayanya seperti Kerusakan sel otak, Kemampuan kognitif terbatas dan Pencernaan terganggu.
Semoga Kegiatan Gerakan Satu Hati ini akan terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir sehinggan Inhil terbebas dan terselamatkan dari Stunting, dan anak-anak Inhil sehat dan cerdas. (Indra_sapat – Red)









0 komentar:
Posting Komentar